Harga Sewa Kos di Kota Besar Naik Lagi, Pekerja Muda Mulai Pindah ke Pinggiran
Ongkos tinggal di pusat kota naik lebih cepat dari gaji. Pilihannya kini antara kamar sempit dekat kantor atau perjalanan dua jam setiap hari.
Kamar tiga kali empat meter di dekat perkantoran kini bisa menghabiskan hampir separuh gaji pekerja baru. Banyak yang akhirnya memilih pindah ke pinggiran kota.
Hitung-hitungan yang tidak pernah pas
Pindah ke pinggiran berarti sewa lebih murah, tapi ongkos dan waktu perjalanan bertambah. Dua jam di kereta setiap hari bukan angka kecil, apalagi jika ditambah ojek dari stasiun ke kantor.
Sewa kamar di pusat kota naik lebih cepat dari kenaikan upah tahunan.
Kamar dengan kamar mandi dalam makin sulit dicari di bawah harga tertentu.
Banyak pekerja memilih berbagi kamar untuk menekan biaya.
Siapa yang menanggung ongkos kota
Persoalan ini bukan hanya urusan pribadi. Ketika pekerja muda terdorong keluar, kota kehilangan keragaman penghuninya. Pusat kota jadi tempat bekerja, bukan tempat tinggal.
Perumahan terjangkau di dekat transportasi publik sering dibicarakan, tapi jarang terwujud. Sampai itu terjadi, kompromi antara jarak dan biaya tetap jadi rutinitas jutaan orang.